Perangkat Elektronik

Sekelebat saya berusaha mencerna kembali penggunaan internet dan gadget saya.

Pada waktu lalu, ketika internet bukan sesuatu yang melekat, dalam arti, gadget belum marak di mana-mana dan orang belum ngeh tentang internet dan semacamnya, tetapi perusahaan/kantor/instansi banyak beraktivitas dengan komputer dan jaringan, lalu apakah atas nama produktivitas, perusahaan/kantor/instansi akan melarang atau membatasi akses informasi dengan misal: pengambilan kebijakan “meng-off-kan” aktivitas media sosial, koneksi Wireless, Inter-net? Namun, bagaimanakah ini bisa dipraktikkan?

Jika dahulu ponsel hanya sebatas untuk pengiriman pesan singkat atau bertelepon, kini ponsel dapat untuk beraktivitas berjejaring, memainkan game, dan sebagainya.

Dalam hal ini, apakah karyawan kemudian harus mematikan ponsel-nya saat bekerja, menitipkannya di ruang penjagaan, komputer dibatasi kepada jaringan email saja, dan pengetatan-pengetatan yang lain?

Atau, adakah alternatif yang lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: