Catatan Perjalanan: Semarang

Lawang-Sewu

Ini kedua kalinya saya berkunjung ke Semarang.

Awalnya saya berencana berangkat dengan mengendarai sepeda motor. Tetapi saya membatalkannya. Mungkin itu juga pilihan yang tepat. Jalan begitu padat dengan kendaraan. Sepeda motor kalah bersaing dengan kendaraan-kendaraan besar.

Jika dahulu saya njujug langsung di Simpang Lima, kali ini ternyata kendaraan yang melayani travel Jogja-Semarang yang saya tumpangi tidak melalui atau menuju langsung Simpang Lima. Namun dengan begitu, saya jadi berkesempatan untuk melewati bundaran di Kawasan Tugu Muda dan melihat bangunan Lawang Sewu.

Lawang Sewu memiliki arti harfiah pintu seribu. Pilihan nama sewu rasanya sudah menggambarkan banyaknya pintu pada bangunan gedung peninggalan Hindia Belanda tersebut. Namun jumlah pastinya, sepertinya kurang dari seribu.

Bercerita mengenai gedung Lawang Sewu, saya baru sempat menengoknya dari trotoar di sisi luar pagar. Saat berjalan-jalan pada suatu pagi di kawasan Tugu Muda, saya mengambil beberapa foto dengan kamera saku saya, termasuk memotret gedung Lawang Sewu itu.

Gedung Lawang Sewu terletak kurang lebih 2,5 kilometer ke arah barat dari kawasan Simpang Lima. Lokasinya berada di tepi jalan raya di bundaran Tugu Muda. Tempatnya berseberangan dengan Gedung Pemerintah Kota Semarang.

*

Setiap pagi ingatkanlah aku akan kasih-Mu, sebab kepada-Mulah aku berharap. Tunjukkanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah aku berdoa. (Mazmur 143:8, LAI-Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: