Sore

Sore tadi saya duduk di depan rumah. Memotong kuku yang sudah agak panjang. Saya melihat tanaman bunga ungu menampakkan buah-bijinya. Bentuknya seperti polong-polongan kapri. Warnanya hijau. Saya lalu memotretnya. Ternyata, ada tiga buah-biji itu. Tempo hari saya memotret satu. Berarti masih ada dua yang waktu itu tampaknya lepas dari pengamatan saya atau mungkin memang belum menampakkan bakal buah-bijinya. Tentang tanaman bunga ungu, saya menyinggungnya pada tulisan di bulan lalu.

Musim masih kemarau. Tetapi tadi ada awan hitam yang saya lihat tampaknya menyiapkan hujan.

**

Beberapa waktu lalu saya membaca tulisan pendek seorang kawan di suatu situs jejaring sosial. Saya jadi kembali merenungkan “persaingan” Esau dan Yakub. Esau mengambil istri dari bangsa Het, Yakub mengambil istri dari bangsa leluhurnya. Sementara itu, Ishak dan Ribka menimbang-nimbang siapa yang menjadi ahli waris kekayaan Abraham.

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: