Buku

Membuat banyak buku tak akan ada akhirnya, dan banyak belajar melelahkan badan.

(Pengkhotbah 12:12, TB-LAI)

Bulan lalu saya mendapat kiriman buku dari Lexington. Buku yang tebal-tebal.

Sekitar dua tahun silam saya mengawali permohonan untuk memperoleh sejumlah buku. Dan atas kemurahan hati pendonor, beberapa buku yang saya minta dapat dikirimkan.

Awalnya, saya punya niat untuk menulis buku dan memiliki penerbitan sendiri. Pernah saya menerbitkan sebuah buku pesanan. Mencari bahan tulisan, menyunting naskah, menyiapkan kover, mengajukan ISBN, mengatur tata letak, memasukkan ke percetakan, menyerahkan ke pemesan, menerima komplain (kurang ini-itu, katanya).

Buku memiliki perjalanannya sendiri. Tulis Paulo Coelho.

**Tadi, saya merasa tidak enak hati. Memberi penilaian ini-itu. Satu hal yang mungkin kurang, bagaimanapun pujian juga bisa membuat orang merasakan bahwa pekerjaannya diperhatikan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: