Tehnya Enak Sekali

Suatu kali saya menulis di buku tamu yang ditaruh di tempat makan dekat asrama, “Tehnya enak sekali.” Rekan saya ternyata mengamati. Ketika saya mengambil teh di lain hari, ia menimpali.

Di mana sebetulnya letak enaknya teh? Apakah pada tehnya atau justru pada yang menikmatinya? Atau mungkin suasana yang kemudian membuat tehnya menjadi enak?

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: