Carica

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?[1]

Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.[2]

Tempo hari pergi ke Wonosobo. Beli oleh-oleh Carica. Saya ingin tahu, apa itu. Teman seperjalanan berkata, itu makanan khas dari Wonosobo. Setahu saya, yang namanya berkaitan dengan makanan ya rica-rica bukan carica atau karika. Hanya kalau dia memang pernah beli carica, apa tidak aneh menyamakannya dengan rica-rica? Rasanya saya yang salah mengira itu rica-rica. Karena makanan yang dibicarakan itu pasti juga bukan rica-rica apalagi rica-rica babi.

Dan inilah carica yang dimaksud itu. Makanan khas berupa manisan, dikemas dalam sebuah stoples selai. Kata si penjual (ketika saya tanya), daging buahnya ya memang dari buah carica. Hanya saja saya lupa untuk mengejarnya dengan bertanya, “Pohonnya seperti apa?”

Warna daging buah dalam kemasan manisan ini adalah kuning. Kira-kira seperti warna daging buah nangka, tetapi tidak terlalu jingga saya rasa. Juga bisa saya katakan, warna daging buah dalam manisan ini seperti warna daging buah mangga, tetapi tidak juga terlalu jingga saya rasa.

Teksturnya…. Ini dari yang saya lihat pada sisi dalam daging buah manisan itu. Tampak pada daging buah tersebut ada seperti guratan ringan, mungkin seperti guratan serat pada buah waluh. Terlihat seperti guratan tembus pandang yang ada pada sisi dalam daging buahnya. Mengenai tebalnya, ketebalan daging ini hampir mirip dengan daging buah nangka.

Nah, sekarang tentang rasanya. Jika saya boleh menyamakan, maka rasa keseluruhan manisan carica ini serupa dengan rasa cocktail, yaitu minuman manis dengan daging buah-buahan. Namun secara khusus, kalau boleh saya menambahkan, saya juga merasakan ada semacam rasa menggelitik di lidah yang serupa dengan rasa yang kita dapatkan ketika kita memakan buah nenas. Akan tetapi secara umum, rasanya manis menyegarkan, tepat juga jika Anda memilihnya sebagai oleh-oleh makanan untuk handai tolan.


[1] Matius 7:16, LAI

[2] Lukas 6:44, LAI

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: