Madah Pujian

Terpujilah Dikau, yang pada permulaan telah menciptakan alam semesta, yang selanjutnya memelihara alam semesta, dan yang akan menampung alam semesta. Terpujilah Dikau yang berhakikat rangkap tiga.

Sama seperti air dari langit, yang memiliki cita rasa tunggal, lalu mengambil cita rasa lain dalam aneka jenis tanah, Engkau menerima berbagai penampakan berbeda dalam sifat-sifat dasar segala sesuatu, sementara itu Engkau sendiri tetap tidak berubah.

Engkau sendiri tidak dapat diukur, namun Engkau telah mengukur dunia. Engkau sendiri bebas dari segala keinginan, namun Engkau adalah pemenuh segala kebutuhan. Tak terkalahkan, Engkau adalah sang pemenang tanpa kecuali. Engkau sendiri tak tersingkapkan, namun Engkau adalah asal mula dari segala sesuatu yang disingkapkan.

Engkau sungguh-sungguh berdiam di dalam hati manusia namun jauh tak terjangkau. Engkau tak memiliki hasrat apa pun, namun sungguh-sungguh menyilih dosa-dosa. Penuh bela rasa, namun Engkau tak tersentuh oleh dukacita. Berada sejak dahulu kala, namun Engkau tak pernah tua.

Engkau mengetahui segala sesuatu, namun tidak diketahui. Engkau adalah asal mula segala sesuatu namun sungguh-sungguh berada dalam kesendirian. Engkau adalah penguasa segala sesuatu namun tidak diperintah oleh siapa pun. Engkau adalah esa namun sungguh-sungguh menjelma dalam semua bentuk.

##Madah pujian kepada Wisnu yang dikutip oleh J. PH. Vogel lewat tulisannya yang berjudul “Relief Rama Prambanan yang Pertama” dalam buku Memuji Prambanan: Bunga Rampai Para Cendekiawan Belanda tentang Kompleks Percandian Loro Jonggrang, suntingan Roy Jordaan dan dialihbahasakan oleh Yosef Maria Florisan. 2009. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan KITLV-Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: