Adam dan Hawa

“Aku bisa menggunakan pedang, aku juga bisa memanah.”

Tapi gadis itu malah tertawa. Matanya berbinar indah.

“Apa kau bisa membaca?” tanyanya.

Ia mendekat, lalu memperlihatkan lontar yang dibawanya.

“Di sini hanya ada kita. Di bawah pohon Surga. Tidakkah kau tahu mengapa?”

Aku diam. Wajahnya mendekati wajahku. Aku bisa mendengarkan suara halus napasnya. “Kita bisa segera menuju Surga. Di sinilah letak tangga langit itu. Tempat bumi dan langit saling bertemu. Aku baru saja membacanya, tapi aku perlu dirimu.”

Engkau pun mulai melepas semua pakaianku. Aku pun mulai melihat engkau memelorotkan seluruh kain di tubuhmu. Tidakkah engkau malu? Tidak, katamu. Karena aku pun juga tidak. Aku mau, karena engkau menarik hatiku.

“Inilah Surga. Biarkan kutunjukkan itu kepadamu.”

Jemarinya mengait dalam jemariku. Raganya bersatu dengan ragaku. Desahnya adalah desah napasku. Sukmaku terbang bersamanya naik ke Surga ke Tujuh.

“Inilah Surga. Kutunjukkan ini kepadamu. Pengetahuan baru sebagaimana janji yang kuutarakan kepadamu.”

“Tahukah engkau?” bisikmu dalam dekapku. “Dewa iri kepadamu karena aku memberimu buah pengetahuan baru.”

“Tahukah juga engkau?” bisikmu merapat menumpahkan segala hasrat. “Sebentar lagi kita akan menjadi pencipta, sama seperti Dewa.”

Aku tertidur dan bermimpi: tulang rusukku yang hilang kutemukan lagi.

17/09/08

**

Perkataan Agur bin Yake dari Masa. Tutur kata orang itu: Aku berlelah-lelah, ya Allah, aku berlelah-lelah, sampai habis tenagaku. Sebab aku ini lebih bodoh daripada orang lain, pengertian manusia tidak ada padaku. (Amsal 30:1, 2; TB-LAI)

Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. (Kejadian 3:20, TB-LAI)

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: