Dia Sudah Punya Anak

“Dia sudah punya anak. Padahal baru bulan Oktober kemarin dia menikah,” katamu.

“Punya anak bagaimana?” tanyaku agak terkejut.

Oktober, November. Sekarang bulan November.

“Dokter bilang,” lanjutmu lagi, “istrinya sudah hamil.”

“Oh, kukira…,” gumamku.

“Barangkali malam itu…,” aku menatap wajahmu lekat-lekat. “Dia langsung melakukannya.”

Dan pikirku, aku pun ingin sekali melakukannya padamu.

Allah menentukan waktu untuk menangis dan waktu untuk tertawa, waktu untuk meratap dan waktu untuk menari,

waktu untuk bersenggama dan waktu untuk pantang senggama, waktu untuk memeluk dan waktu untuk menahan diri.

(Pengkhotbah 3:4-5, Alkitab dalam bahasa Indonesia Sehari-hari)

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: